Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowoso

Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowoso

Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowosowww.paketwisatabromo.co.idWisata paralayang di kawasan Ijen Bondowoso atau wisata Paragliding menawarkan pengalaman menarik dan pemandangan alam pegunungan yang luar biasa. Titik penerbangan paralayang berada di Bukit Megasari Kabupaten Bondowoso. Pengenalan olahraga paralayang ini dilakukan oleh pemerintah daerah melalui pengadaan kejuaran Ijen Flying Festival.

Acara yang digagas oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Bondowoso ini tidak hanya mengembangkan paralayang tapi juga memperkenalkan wisata alam di daerah Bondowoso. Bukit Megasari yang menjadi pilihan berada di ketinggian 1.698 meter di atas permukaan laut. Ketinggian bukitnya sendiri sekitar 600 meter.

Keindahan Bukit Megasari
Wisatawan yang mengunjungi Bukit Megasari bisa mencoba melakukan paralayang dibawah pengawasan instruktur. Memang tidak setiap saat pecinta paralayang berkumpul di tempat ini untuk latihan, karena cuaca yang tidak selalu cerah. Tapi jika cuaca cerah dan arah angin cukup baik dan tidak terlalu kuat Anda bisa merasakan terbang menggunakan paralayang.

Mengenai harga bisa dinegosiasikan dengan instruktur. Harga sudah termasuk sewa peralatan dan jasa instruktur. Bagi pemula, penerbangan akan disertai instruktur. Anda akan merasakan sensasi terbang di udara bebas di ketinggian lebih dari 1.000 meter. Pemandangan alam di bawah sangat luar biasa dengan sawah, hutan, dan pemukiman.

Ada dua momen yang bisa disaksikan wisatawan dari Bukit Megasari, yaitu melihat matahari terbit dari bagian utara kawah Ijen dan matahari terbenam di balik pegunungan Argopuro. Pemandangan matahari terbit di Bukit Megasari tidak kalah indah dari pemandangan sunrise di Bukit Penanjakan Bromo. Dari puncak bukit, pengunjung juga bisa melihat pemandangan kawah Ijen, kawah Wurung, Gunung Raung, dan hamparan perkebunan kopi.

Baca juga: Aktivitas Tambang Blerang di kawah Ijen

Itu sebabnya pemerintah daerah giat membangun daerah ini untuk menjadikannya tujuan wisata lain di sekitar Gunung Ijen. Jalur pendakian ke atas bukit juga sudah diperbaiki menjadi lebih halus. Selain itu, potensi wisata desa untuk menjadi agrowisata juga cukup besar. Kabarnya, kawasan desa akan dibuat seperti agrowisata Batu di Malang.

Kekurangan lokasi paralayang di Megasari adalah area landing yang masih kurang memadai. Saat ini, sedang diupayakan penggunaan lahan milik PTPN XII untuk daerah pendaratan paralayang. Pihak PTPN XII juga menyambut baik rencana ini dan menyetujui penggunaan lahan tersebut.

Bukit Megasari Ideal sebagai Tempat Take Off Paralayang
Menurut pecinta olahraga paralayang, Bukit Megasari memiliki ketinggian ideal sebagai tempat take off, yaitu pada ketinggian di atas 1.500 mdpl. Selain itu, pemandangan alam yang menghampar juga sangat indah dengan latar Gunung Ijen dan Gunung Raung.

Faktor cuaca juga sangat mendukung terselenggaranya festival dan latihan paralayang di tempat ini. Curah hujan yang tidak terlalu tinggi menjadi salah satu faktor dipilihnya tempat ini sebagai titik take off. Meskipun, hujan tidak terlalu sering mengguyur tapi udara pegunungan di tempat ini sejuk dan segar.

Tempat ini juga mudah dijangkau dari tempat wisata lainnya, seperti dari kawah Ijen. Apabila memiliki cukup waktu untuk menjelajahi Gunung Ijen, maka sempatkan mampir ke Bukit Megasari. Sebab tak lama lagi tempat ini menjadi tujuan wisata di daerah Bondowoso. Apalagi dengan adanya event Ijen Flying Festival yang rencananya akan diadakan setiap tahun.

Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowoso

Ke depannya kejuaraan ini akan ditingkatkan hingga level internasional, sehingga menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang ke tempat wisata ini. Apabila lokasi wisata ramai dikunjungi, otomatis daerah-daerah sekitar akan berkembang juga menjadi tempat wisata dan pembangunan fasilitas juga menjadi semakin lengkap dan baik. Dengan demikian, wisata paralayang di kawasan Ijen Bondowoso menjadi lebih berkembang dan dikenal luas.

admin