Upacara Yadnya Kasada Bromo

Upacara Yadnya Kasada Bromo

Upacara Yadnya Kasada BromoUpacara Yadnya Kasada Bromo: Upacara Adat yang Sayang Untuk Dilewatkan.
Selain event tahunan seperti Jazz Gunung Bromo, apakah anda pernah mendengar tentang upacara Yadnya Kasada Bromo sebelumnya? Jika belum, maka anda perlu untuk membaca berbagai informasi yang akan disajikan pada artikel ini. Kawasan Wisata Gunung Bromo merupakan salah satu kawasan wisata yang berada di Propinsi Jawa Timur. Keindahan alam dan keasrian lingkungan kawasan Gunung Bromo telah amat terkenal, yakni tidak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara. Salah satu yang menjadi daya tarik utama kawasan wisata ini adalah adalah budaya masyarakat lokal yang masih sangat menjunjung tinggi nilai-nilai budaya mereka. Dengan demikian, ketika anda mengunjungi kawasan wisata ini, anda akan seringkali melihat berbagai kegiatan budaya lokal masyarakat setempat yang sangat unik. Salah satu bentuk budaya masyarakat lokal yang patut untuk anda saksikan adalah upacara yadnya kasada.

Baca: Pesona keindahan gunung Bromo

Upacara ini merupakan sebuah upacara adat yang diselenggarakan oleh Suku Tengger, salah satu suku adat asli yang tinggal di kawasan Gunung Bromo. Menurut riwayatnya, suku ini merupakan keturunan dari Jaka Seger dan Rara Anteng. Upacara ini merupakan slaah satu bentuk dari ucapan rasa syukur mereka atas pengorbanan yang dilakukan oleh para pendahulu mereka di masa lalu. Berikut merupakan informasi lebih lengkap mengenai upacara adat ini.

Beberapa Hal dari Upacara Yadnya Kasada yang Dapat Anda Saksikan
Pada upacara Yadnya Kasada Bromo, terdapat banyak kegiatan yang dapat anda saksikan. Diantara serangkain kegiatan yang akan dilakukan selama prosesi upacara ini, terdapat dua hal penting yang menjadi kegiatan utamanya. Kedua kegiatan tersebut mencakup pengangkatan dukun yang baru dan pembuangan hasil pertanian dan peternakan pada kawah Gunung Bromo. Dukun yang baru yang diangkat pada prosesi upacara adat ini akan menjadi ketua adat yang baru. Dukun ini dipercaya memiliki kekuatan magis untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang hinggap pada setiap orang di Suku Tengger tersebut.

Di sisi lain, pembuangan hasil pertanian dan peternakan ini melambangkan rasa syukur atas hasil alam yang diberikan oleh Sang Hyang Widhi kepada kehidupan mereka selama satu tahun terakhir. Kedua kegiatan ini dilakukan pada tengah malam. Oleh karena itulah, jika anda ingin menyaksikan seluruh rangkaian prosesi upacara adat ini, maka anda perlu untuk datang lebih awal. Hala ini dikarenakan akan banyak sekali pengunjung yang datang dan jika anda tidak datang lebih dulu, maka tidak akan ada tempat yang tersebis untuk melihat prosesi upacara ini dengan baik.

Upacara Yadnya Kasada : Ritual Keagamaan dan Budaya Lokal
Satu hal yang dapat dipelajari dari penyelenggaraan upacara yadnya kasada ini adalah kegigihan suku lokal untuk mempertahankan budaya asli mereka. Dengan semakin populernya kawasan wisata Gunung Bromo di Indonesia dan di mancanegara, maka semakin banyak pula pendatang yang mengunjungi kawasan wisata ini. Tanpa adanya proteksi budaya yang cukup kuat dari suku adat, maka berbagai budaya asli yang ada akan terancam punah. Oleh karena itu, upacara adat dan budaya lokal yang tersaji dalam bentuk upacara yadnya kasada ini menjadi satu lambang betapa kuatnya buadaya lokal yang ada di masyarakat kawasan Gunung Bromo ini. Berbagai atraksi yang ditunjukkan selama prosesi upacara adat ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya lokal yang ada di Indonesia kepada para turis mancanegara yang mengunjungi kawasan wisata Gunung Bromo. Itulah salah satu dampak positif dari diselenggarakannya upacara Yadnya Kasada Bromo.

admin