Tips Wisata Backpacker ke Kawah Ijen

Tips Wisata Backpacker ke Kawah Ijen

Tips Wisata Backpacker ke Kawah IjenTips Mudah untuk Backpacker Kawah Ijen Jawa Timur.
Sebelum pergi ke kawasan wisata gunung Ijen untuk menikmati keindahan alam dan kawahnya yang berwarna hijau kebiru-biruan atau dikenal juga dengan sebutan hijau tosca, tentunya harus mengetahui terlebih dahulu tentang tips wisata backpacker ke kawah ijen. Bagi mereka yang senang menikmati alam bebas, biasanya para pecinta alam atau meereka yang telah biasa mendaki gunung akan sangat familiar dengan istilah backpacker ini.

Melakukan backpacking ke kawasan wisata kawah Ijen yang berada di Gunung Ijen tentu merupakan perjalanan yang sangat menyenangkan untuk para petualang atau traveler. Bukan hanya menantikan untuk sampai di kawasan kawah yang indah tersebut, tetapi juga banyak hal menantang seperti medan atau jalanan yang tidak mudah dilalui. Namun tentu saja, setelah sampai di sana, pesona puncak gunung Ijen dengan kawahnya akan membuat rasa lelah hilang karena keelokannya.

Baca info lainnya: Fenomena alam api Biru di kawah ijen

Mempersiapkan backpacking untuk perjalanan ke kawah Ijen
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa perjalanan atau rute menuju kawah Ijen pasti akan terdapat banyak tantangan, sehingga para backpacker khususnya mereka yang baru pemula perlu mempersiapkan secara matang untuk ke sana. Berikut tips-tipsnya agar dapat sampai di tujuan dengan aman dan lancar, yaitu:

Timing yang tepat untuk melakukan perjalanan
Melakukan perjalanan tentu harus menentukan waktu yang tepat terutama untuk perjalanan ke daerah pegunungan, dengan kata lain menaiki wilayah gunung untuk sampai ke puncak. Memilih antara bulan Juli sampai September adalah waktu yang tepat untuk melakukan backpacking ke pegunungan, karena bulan-bulan tersebut bukan hanya bulan liburan sekolah atau kuliah, tetapi juga musim kemarau karena tentu saja jika datang pada musim hujan, akan banyak resiko dan sangat berbahaya baik sendiri maupun secara berkelompok karena jalan yang dilalui akan semakin licin

Perlengkapan yang harus disiapkan
Tips wisata backpacker ke kawah ijen lainnya adalah menyiapkan perlengkapan yang harus di bawa seperti topi, jaket atau bisa ditambah dengan sweater mengingat suhu yang sangat dingin terutama saat dini hari, syal leher hingga sepatu kets yang tahan banting atau dengan kata lain nyaman di kaki dapat menjadi acuan untuk perlengkapan yang harus dibawa atau dikenakan.

Selain itu, senter dan perlengkapan mendaki gunung merupakan hal wajib yang harus dibawa. Bila perlu, membawa jas hujan juga bagian dari perlengkapan untuk mengantisipasi jika tiba-tiba cuaca berubah dan masker pelindung karena bau yang akan sangat menyengat. Kemudian hal yang paling penting adalah makanan dan minuman agar tubuh tetap terjaga meskipun sebelum berangkat, fisik dan stamina telah fit, serta obat-obatan atau P3K.

Transportasi
Perjalanan menuju ke Kawah Ijen terutama dari rute termina Bondowoso setidaknya memerlukan du transportasi. Biaya dari terminal menuju Kecamatan Sempol sekitar 15 ribu rupiah, kemudian dilanjutkan dengan ojek yang cukup mahal yaitu 40 ribu rupiah.

Berbeda halnya jika melewati jalur Banyuwangi akan lebih murah, yaitu dengan angkutan desa hanya 10 ribu rupiah untuk sampai ke Kecamatan Licin. Namun, untuk mencapai pos Paltuding, transportasi yang harus dinaiki adalah truk pengangkut belerang yang biasanya hanya menarik ongkos sebesar 5 ribu rupiah per orang.

Penginapan di Paltuding
Sampai di Paltuding, hal yang dilakukan sebelum melakukan pendakian tentu saja beristirahat karena perjalanan yang masih jauh. Paltuding memiliki penginapa yang disewakan dengan kisaran harga sekitar 100 hingga 500 ribu rupiah. Baik itu villa maupun penginapan biasa dapat disesuaikan dengan isi dompet.

Tips Wisata Backpacker ke Kawah Ijen

Jika telah beristirahat di Paltuding, waktunyalah untuk melakukan perjalanan yang dinantikan yaitu menuju kawah Ijen untuk menikmati keindahan kawah dan panorama alam yang indah di puncak gunung Ijen tersebut. Demikian tips wisata backpacker ke kawah ijen yang dapat dijadikan acuan dalam mempersiapkan perjalanan menuju ke sana.