Tag Archives: paragliding

Wisata Paralayang Batu Malang

Wisata Paralayang Batu Malang

Wisata Paralayang Batu Malang

Wisata Paralayang Batu MalangPacu Adrenalin dengan Wisata paralayang Batu Malang.
Wisata paralayang Batu malang merupakan sebuah tujuan wisata yang bisa dengan mudah untuk memacu adrenalin anda. Anda bisa berkunjung ke Batu untuk bermain Paralayang/Paragliding.

Paralayang sendiri termasuk olah raga yang sangat jarang bisa ditemui. Karena biaya yang tinggi dan juga tempat untuk melakukan olahraga ini masih sangat terbatas. Dengan menggunakan paralayang, anda akan dibawa bebera saat di atas kota Batu, sehingga dapat menyaksikan keindahan kota Batu dari atas, yang tentunya tidak semua bisa merasakan sensasi ini. Anda bisa memulainya dengan menuju ke Gunung Banyak untuk bisa menggunakan Paralayang ini. Gunung Banyak sendiri memiliki ketinggian hingga 1315 meter diatas permukaan laut, Gunung banyak juga pernah digunakan untuk event besar, seperti PON.

Wisata paralayang batu malang sediri terletak di Kecamatan Pujon. Cukup mudah untuk bisa mengunjungi tempat ini karena memang hampir bisa diakses dari berbagai daerah lain, seperti dari Batu atau dari Pujon dan Ngantang.

Menuju wisata paralayang batu dari Pujon dan Ngantang
Anda akan menemui daerah ini jika anda berasal dari wilayah Kediri, jombang, dan sekitarnya. Tentunya untuk bisa menemui Batu Banyak, anda bisa mengambil arah ke daerah Batu, hingga mencapai Coban Rondo. Lalu anda akan menemui pertigaan, lalu ambil ke arah Songgoriti. Lalu ikuti saja penunjuk jalan yang ada menuju wisata paralayang batu. Lalu anda akan menemui loket tiket, dan dikenakan biaya 10 ribu per orangnya.

Menuju wisata paralayang batu dari Batu
Untuk bisa mencapai wisata paralayang ini, anda bisa mengikuti alur ke daerah Songgoriti, hingga menemukan banyak villa, dan anda hanya terus mengikuti penunjuk jalan yang ada. Jalur yang anda akan temui nantinya akan menanjak curam, sehingga lebih baik untuk memakai gigi 1. Selain itu anda juga bisa menggunakan jalur puspa indah, yaitu dengan menggunakan rute dari Pujon dan Ngantang yang jalannya tidak terlalu menanjak.

Selain itu, anda bisa menggunakan jalur lainnya yaitu melewati jalur Pacet dengan melewati daerah Cangar, lajur ini biasanya digunakan untuk daerah Mojokerto dan sekitarnya. Untuk lama perjanan sendiri biasanya hanya memakan waktu 30 menit. Selain itu, tidak terlalu sulit untuk bisa mengakses objek wisata ini, karena pada dasarnya ada banyak sekali kendaraan umum yang bisa digunakan jika tidak memiliki kendaraan pribadi.

Baca tempat wisata lainnya:
– Museum Tubuh Batu
– Agrowisata Petik Apel Batu Malang

Pastikan cuaca bersahabat
Karena letaknya di atas gunung banyak, yang notabene berada di ketinggian, anda lebih baik mengunjungi wisata paralayang batu Malang dengan memperhatikan cuaca. Dengan cuaca yang bersahabat, selain anda bisa menikmati pemandangan dari atas gunung yang bisa dibilang sangat keren, anda juga bisa menikmati pemain paralayang yang berseliweran di atas kota batu. Lebih lanjut anda juga bisa bermain paralayang juga. Dengan merogoh kocek 350 ribu rupiah, anda bisa mencoba olahraga ekstrim yang satu ini. Tentunya dengan pendamping sendiri, yang bisa memastikan anda aman dalam berolahraga.

Masuk ke tempat wisata dengan tiket murah
Tentunya budget menjadi salah satu hal yang banyak dipikirkan, namun untuk bisa berkunjung ke wisata paralayang batu malang, anda tidak perlu khawatir, karena kocek yang dikeluarkan tidak terlalu dalam. Untuk bisa masuk anda hanya perlu merogoh kocek 5 ribu rupiah saja. Dan ditambah dengan harga tiket parkir. Namun jika anda ingin mencoba memacu adrenalin, anda bisa membayar 350 ribu rupiah untuk bisa mencoba paralayang yang ada di wisata paralayang batu.

Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowoso

Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowoso

Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowoso

Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowosowww.paketwisatabromo.co.idWisata paralayang di kawasan Ijen Bondowoso atau wisata Paragliding menawarkan pengalaman menarik dan pemandangan alam pegunungan yang luar biasa. Titik penerbangan paralayang berada di Bukit Megasari Kabupaten Bondowoso. Pengenalan olahraga paralayang ini dilakukan oleh pemerintah daerah melalui pengadaan kejuaran Ijen Flying Festival.

Acara yang digagas oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Bondowoso ini tidak hanya mengembangkan paralayang tapi juga memperkenalkan wisata alam di daerah Bondowoso. Bukit Megasari yang menjadi pilihan berada di ketinggian 1.698 meter di atas permukaan laut. Ketinggian bukitnya sendiri sekitar 600 meter.

Keindahan Bukit Megasari
Wisatawan yang mengunjungi Bukit Megasari bisa mencoba melakukan paralayang dibawah pengawasan instruktur. Memang tidak setiap saat pecinta paralayang berkumpul di tempat ini untuk latihan, karena cuaca yang tidak selalu cerah. Tapi jika cuaca cerah dan arah angin cukup baik dan tidak terlalu kuat Anda bisa merasakan terbang menggunakan paralayang.

Mengenai harga bisa dinegosiasikan dengan instruktur. Harga sudah termasuk sewa peralatan dan jasa instruktur. Bagi pemula, penerbangan akan disertai instruktur. Anda akan merasakan sensasi terbang di udara bebas di ketinggian lebih dari 1.000 meter. Pemandangan alam di bawah sangat luar biasa dengan sawah, hutan, dan pemukiman.

Ada dua momen yang bisa disaksikan wisatawan dari Bukit Megasari, yaitu melihat matahari terbit dari bagian utara kawah Ijen dan matahari terbenam di balik pegunungan Argopuro. Pemandangan matahari terbit di Bukit Megasari tidak kalah indah dari pemandangan sunrise di Bukit Penanjakan Bromo. Dari puncak bukit, pengunjung juga bisa melihat pemandangan kawah Ijen, kawah Wurung, Gunung Raung, dan hamparan perkebunan kopi.

Baca juga: Aktivitas Tambang Blerang di kawah Ijen

Itu sebabnya pemerintah daerah giat membangun daerah ini untuk menjadikannya tujuan wisata lain di sekitar Gunung Ijen. Jalur pendakian ke atas bukit juga sudah diperbaiki menjadi lebih halus. Selain itu, potensi wisata desa untuk menjadi agrowisata juga cukup besar. Kabarnya, kawasan desa akan dibuat seperti agrowisata Batu di Malang.

Kekurangan lokasi paralayang di Megasari adalah area landing yang masih kurang memadai. Saat ini, sedang diupayakan penggunaan lahan milik PTPN XII untuk daerah pendaratan paralayang. Pihak PTPN XII juga menyambut baik rencana ini dan menyetujui penggunaan lahan tersebut.

Bukit Megasari Ideal sebagai Tempat Take Off Paralayang
Menurut pecinta olahraga paralayang, Bukit Megasari memiliki ketinggian ideal sebagai tempat take off, yaitu pada ketinggian di atas 1.500 mdpl. Selain itu, pemandangan alam yang menghampar juga sangat indah dengan latar Gunung Ijen dan Gunung Raung.

Faktor cuaca juga sangat mendukung terselenggaranya festival dan latihan paralayang di tempat ini. Curah hujan yang tidak terlalu tinggi menjadi salah satu faktor dipilihnya tempat ini sebagai titik take off. Meskipun, hujan tidak terlalu sering mengguyur tapi udara pegunungan di tempat ini sejuk dan segar.

Tempat ini juga mudah dijangkau dari tempat wisata lainnya, seperti dari kawah Ijen. Apabila memiliki cukup waktu untuk menjelajahi Gunung Ijen, maka sempatkan mampir ke Bukit Megasari. Sebab tak lama lagi tempat ini menjadi tujuan wisata di daerah Bondowoso. Apalagi dengan adanya event Ijen Flying Festival yang rencananya akan diadakan setiap tahun.

Wisata Paralayang di kawasan Ijen Bondowoso

Ke depannya kejuaraan ini akan ditingkatkan hingga level internasional, sehingga menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang ke tempat wisata ini. Apabila lokasi wisata ramai dikunjungi, otomatis daerah-daerah sekitar akan berkembang juga menjadi tempat wisata dan pembangunan fasilitas juga menjadi semakin lengkap dan baik. Dengan demikian, wisata paralayang di kawasan Ijen Bondowoso menjadi lebih berkembang dan dikenal luas.