Tag Archives: fenomena alam

Fenomena Alam Milky Way di Ranu Kumbolo

Fenomena Alam Milky Way di Ranu Kumbolo

Fenomena Alam Milky Way di Ranu Kumbolo

Fenomena Alam Milky Way di Ranu KumboloFenomena Milky way di Kumbolo Menambah Nilai Plus di Mata Para Pendaki.
Gunung Semeru dikatakan sebagai gunung yang memiliki sejuta keindahan, dan keajaiban yang ada didalamnya. Tentu hal ini sangatlah menarik dimata para pendaki terutama mereka yang memiliki hobby mendaki. Mendaki gunung kini kegiatan ini dijadikan hobby bagi para anak muda terutama mereka mahasiswa. Hobby ini bisa dikatakan sebagai salah satu kegiatan olahraga yang mengasyikkan, karena jelas hal ini adalah sebuah kegiatan yang tidak biasa dan membutuhkan stamina yang luar biasa untuk bisa melakukannya. Kegiatan ini seakan sudah mewabah dan menjadi viral di dunia remaja oleh sebab itu banyak sekali para anak muda menggemari kegiatan yang satu ini. Berbagai trek mereka hadapi demi menggapai satu tujuan mereka yaitu berdiri di puncak tertinggi dari suatu gunung atau bukit.

Gunung Semeru adalah gunung yang memiliki sejuta keindahan yang tersimpan didalamnya. Dan hal inilah yang membuat para traveller terlebih mereka yang memiliki hobby mendaki gunung menjadikan tempat ini sebagai sebuah tempat wisata nomer satu di kota malang. Tapi tempat ini sangatlah berbeda dibandingkan dengan tempat-tempat wisata dikota Malang lainnya. Karena gunung Semeru tidak dijadikan sebagai ikon pariwisata tempat ini sehingga hal inilah yang membuat keunikan tersendiri dan juga keasrian dari tempat ini masih terjaga. Salah satu keindahan yang dimiliki oleh gunung yang satu ini yaitu Ranu Kumbolo.

Obyek wisata Ranu Kumbolo dikenal dengan keindahan yang dimilikinya, oleh sebab itu tidak jarang para pendaki menjadikan tempat ini sebagai objek wisata yang sangatlah unik karena benar-benar menyediakan sebuah pemandangan berkelas yang berada di tanah air. Danau Kumbolo juga tidak jarang dijadikan sebagai tempat istirahat dari pendaki yang merasa kelelahan dan ingin merelaksasi badannya sambil melihat pemandangan yang sangat luar biasa indahnya. Oleh sebab itu sangatlah mudah bagi kita untuk melihat beberapa tenda terpasang dan mengisi beberapa tempat dari Ranu Kumbolo. Dan ternyata ada beberapa fenomena yang menambah nilai keindahan dari danau Ranu Kumbolo ini yaitu fenomena milkyway, fenomena milkyway adalah suatu fenomena alam yang menyajikan sebuah keindahan di langit-langit dan ditemani oleh gugusan bintang yang terlihat dan terpantulkan oleh danau kumbolo.

Baca juga: Fenomena alam Milky way di gunung Bromo

Banyak sekali photographer berburu fenomena alam milky way di Ranu Kumbolo ini. Karena konon dipercaya fenomena yang satu ini sangatlah jarang ditemui di kota-kota besar dan hanya ada di tempat alami seperti di danau Ranu Kumbolo ini. Fenomena ini sangatlah dicari untuk dijadikan sebagai objek pemotretan karena fenomena yang ditunjukkan benar-benar menakjubkan dan bisa dikatakan sebagai sebuah fenomena ajaib yang terjadi. Fenomena alam milky way di Ranu kumbolo sangatlah jarang terjadi dan bila terjadi juga memiliki beberapa kondisi yang mendukung untuk bisa memunculkan fenomena ajaib ini.

Kondisi yang dibutuhkan seperti malam haruslah cerah tanpa dihiasi awan-awan dan juga fenomena ini biasanya terjadi pada tanggal-tanggal muda di bulan jawa, dan sangatlah mustahil melihat fenomena ini pada bulan purnama, karena cahaya sedikitpun yang ada akan menganggu proses milkyway oleh sebab itu kondisi yang tepat adalah saat malam terang dan terjadi saat bulan-bulan muda pada bulan jawa, oleh sebab itu waktu terbaik adalah April – Agustus pada bulan kita. di waktu-waktu itulah milky way terlihat dan nampak. Oleh sebab itu para photographer haruslah sigap dalam membaca kondisi alam, dan fenomena ini juga hanya bisa terjadi di bulan kemarau, karena pada bulan kemarau sajalah malam-malam bisa terlihat cerah tanpa sinar bulan yang menemani di danau Ranu Kumbolo.

Fenomena Alam Milky Way di Ranu Kumbolo

Sangat disarankan untuk memakai pakaian hangat demi menikmati fenomena milkyway, karena suhu di sana bisa mencapai -5° celcius, tentu bukanlah suhu normal yang dapat diterima tubuh manusia pada umumnya. Oleh sebab itu bawalah perlengkapan yang bisa menunjang diri Anda ketika berada di sana. Dan sampai di sini saja penjelasan tentang fenomena alam milky way di Ranu Kumbolo, selamat menikmati keindahan Milky way.

Fenomena alam api Biru di kawah ijen

Fenomena alam api Biru di kawah ijen

Fenomena alam api Biru di kawah ijen

Fenomena alam api Biru di kawah ijenBlue Fire, Si Api Cantik Penghias Sela-sela batuan belerang Sekitar Kawah Ijen.
Selan fenomena alam Milky way di kawah ijen kamu juga bisa menyaksikan Fenomena alam api Biru di kawah ijen, atau biasa disebut blue fire merupakan fenomena langka yang bisa dilihat di kawah Ijen. Fenomena yang hanya bisa dilihat di dua tempat di dunia yaitu di kawah Ijen dan Islandia. Fenomena ini juga dijadikan sebagai tujuan wisata hampir semua turis yang hendak mengunjungi kawah yang terletak di Banyuwangi, jawa timur. Objek wisata ini populer karena memiliki keunikan sendiri yaitu warna cahaya yang menyerupai api namun berwarna biru terpancar begitu indah di sela-sela batuan belerang yang terletak di bagian dalam kawah Ijen. Dalam artikel kali ini, saya akan membahas mengenai fenomena api biru mulai dari akses menuju lokasi api biru, waktu yang tepat melihat fenomena api biru, hingga proses terbentuknya api biru.

Akses menuju blue fire atau api biru di kawah ijen
Sama seperti akses menuju kawah Ijen, untuk bisa melihat fenomena alam api biru di kawah ijen atau Ijen blue fire haruslah melewati beberapa rute yang tentunya cukup panjang. Anda dapat melakukan perjalan menuju Banyuwangi dengan menggunakan bus maupun angkutan pribadi. Anda dapat melakukan perjalanan melalui dua arah. Apabila anda hendak berjalan dari arah utara maka anda dapat berjalan melalui Situbondo menuju Bondowoso melalui Wonosari. Dari Wonosari, anda menuju Paltuding sebagai titik pendakian menuju kawah Ijen. Apabila anda berjalan memalui jalur selatan, maka anda bisa langsung melalui Banyuwangi menuju Licin kemudian sekitar 18 km menuju Patuding. Dari Patuding inilah anda harus menunggu sampai jam 1.30 dini hari karena jalur pendakian akan mulai dibuka tepat pukul tersebut. Apabila jalur sudah dibuka, anda sudah bisa mulai mendaki menuju kawah Ijen yang akan ditempuh selama kurang lebih 2.5 jam.

Momen tepat menikmati Blue Fire
Setelah anda sampai di tujuan, pastinya anda tidak bisa langsung melihat fenomena api biru. Dibutuhkan kesabaran untuk bisa mencapai momen yang tepat. Berbicara mengenai momen yang tepat, anda dapat mengunjungi kawah ini disaat musim kemarau yaitu sekitar bulan Juli-September karena pada bula itulah merupakan waktu terbaik dalam menikmati fenomena blue fire. Sedangkan, untuk waktu terjadinya fenomena blue fire bisa dilihat pada pukul 01.00-02.00 dini hari.

Fenomena Blue Fire di Kawah Ijen
Api biru berasal dari kata Blue fire dimana “blue” bearti biru dan “fire” berarti api. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, normalnya api berwarna merah. Namun, api yang terlihat di sela bebatuan belerang di kawah ijen ini malah berwarna biru, karena itulah fenomena ini merupakan salah satu fenomena unik yang ditawarkan di wilayah tempat belerang terbentuk di sekitar kawah Ijen. Lalu, bagaimana proses terjadinya fenomena blue fire ini? Fenomena ini terjadi karena semburan belerang cair yang menyebabkan efek layaknya api namun berwarna biru di atas permukaan. Semburan api biru ini berupa asap yang menjulang tinggi dan mengelilingi area tempat semburan api tersebut terbentuk. Untuk bisa melihat fenomena blue fire dengan jelas, anda harus masuk lebih kedalam kawah Ijen dengan menggunakan masker khusus seperti yang penambang belerang gunakan karena anda pasti akan menemukan bau belerang panas yang sangat menyengat akibat proses pembakaran. Fenomena ini akan hilang seiring terbitnya matahari.

Fenomena alam api Biru di kawah ijen

Demi kemudahan anda dalam mengakses jalan menuju kawah Ijen, saya menyarankan untuk menyewa penginapan di sekitar gunung dan kawah Ijen. Penginapan ini bisa anda sewa dengan kisaran harga sekitar Rp.150.000,- atau Rp.500.000,- untuk penginapan berjenis villa. Itulah mengenai Fenomena alam api Biru di kawah ijen.

Fenomena Milky way di Bromo

Fenomena Milky way di Bromo

Fenomena Milky Way di Bromo

Fenomena Milky way di BromoBromo Punya Milky Way
Setiap gunung punya pesonanya sendiri. Pesona yang dimiliki dapat berupa hamparan pemandangan yang khas, ketinggian, mitos, hingga tingkat kesulitan jalur pendakian/akses menuju puncak. Tidak ketinggalan, Bromo juga punya pesonanya sendiri. Salah satu pesona khas Bromo adalah fenomena Milky Way. Milky Way di Bromo adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Selain hamparan gurun pasirnya yang luas serta pemandangan sunset yang sangat indah pada penanjakan 1, fenomena Milky Way di Bromo punya dayat tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang ke sana.

Baca: Pesona keindahan Gunung Bromo

Tunggu Dulu, Milky Way itu Apa?
Ya, Milky Way bukan istilah yang biasa didengar. Istilah ini hanya akrab di telinga sarjana astronomi, ilmuan fisika, mahasiswa jurusan eksakta dan pakar-pakar ilmiah lainnya. Milky Way adalah kumpulan milyaran bintang dan debu gas dalam volume besar yang berada di piringan galaksi yang kita tinggali. Jumlah bintang di galaksi Milky Way berkisar antara 200-400 milyar. Diameternya berukuran 100 ribu tahun cahaya dan memiliki ketebalan seribu tahun cahaya. Bentuk Milky Way adalah seperti spiral. Bayangkan, betapa luasnya Milky Way ini.

Baca topik lain: Makanan Khas Gunung Bromo

Milky Way, istilah dalam bahasa Inggris ini berasal dari asumsi orang barat yang melihat galaksi seperti ‘pita kabut bercahaya putih’ yang membentang di bola langit. Dalam bahasa Yunani, Milky Way berasal dari kata Galaxies atau Via Lactea dalam bahasa Latinnya. Arti dasar Milky Way adalah ‘susu’. Hal ini dikarenakan, bila diamati secara seksama, galaksi yang kita huni ini tampak seperti tumpahan susu di langit. Di Indonesia , Milky Way sering disebut galaksi ‘Bima Sakti.’ Istilah Bima Sakti awalnya berasal dari kepercayaan Jawa. Dalam asumsi orang Jawa, piringan galaksi tampak seperti gambar tokoh Mahabharata, yakni Bima yang sedang dililit ular. Itulah sebabnya, galaksi kita ini disebut dengan galaksi Bima Sakti.

Kapan Milky Way Bromo Dapat Dilihat?
Fenomena Milky Way di Bromo dapat dilihat pada jam 01.00- 4.00 dini hari. Biasanya, setiap malam di sepanjang musim kemarau (antara April-September), Milky Way dapat dinikmati dengan sempurna selama cuacanya cerah dan tidak hujan. Pada rentang waktu tersebut, dari lereng penanjakan 1 Bromo akan terlihat untaian lampu ‘langit’ membentang luas. Sungguh indah sekali.

Keindahan Milky Way Bromo sering menjadi objek fotografi oleh para fotografer. Termasuk kamu, bila ingin ke objek wisata gunung Bromo jangan cuma bawa kamera ala kadarnya. Sayang, bila keindahan Milky Way Bromo tidak sempat diabadikan. Dalam beberapa paket wisata ke Bromo, ada yang menawarkan paket Bromo Midnight. Nah, maksudnya adalah pelayanan paket wisata menikmati Milky Way ini. Biasanya. paket wisata Midnight Bromo berkisar selama 2 hari 1 malam. Secara rinci, alur perjalanan 2 hari 1 malam tersebut adalah sebagai berikut.

Hari Pertama
Hari pertama diawali dari penjempuatan di Bandara/lokasi kamu berada. Setelahnya kamu akan dibawa ke penginapan. Pada malamnya, akan diadakan persiapan melihat Fenomena alam Milky Way .

Hari Kedua
Persiapan Milky Way hari kedua biasanya dimulai dari pukul 23.00 WIB. Lokasi untuk melihat Milky Way hari kedua yang direkomendasikan adalah di penanjakan 1. Juga dari sini, kamu akan menyambut sunset pagi yang sangat indah.

Fenomena Milky way di Bromo

Dari 9 tempat melihat fenomena Milky Way yang ada di Indonesia, yakni dataran tinggi Dieng, Bromo, Gunung Gede di Bogor, Segara Anakan NTB, Desa Wae Rebo NTT, Pantai Gunung Kidul Yogyakarta, Pulau Kepa Alor, Ranu Kumbolo-Semeru, dan Tanjung Papuma di Jember, keindahan fenomena Milky Way di Bromo berada di peringkat kedua. Bahkan beberapa fotografer dunia menjuluki fenomena Milky Way gunung Bromo sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Bila cuaca mendukung, dari kejauhan, Bromo akan terlihat di kelilingi awan putih dan ditopang Milky Way di atasnya. Betapa luar biasanya fenomena Milky Way di Bromo ini!