Sejarah Panjang Letusan Gunung Bromo

Sejarah Panjang Letusan Gunung Bromo

Sejarah Panjang Letusan Gunung BromoGunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif di Indonesia dan beberapa kali telah mengalami letusan yang mengeluarkan material vulkanik ke permukaan tanah. Selama abad ke-20, Gunung Bromo telah meletus sebanyak 3 kali dan masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri, karena itulah letusan Gunung Bromo sulit untuk diprediksi. Letusan terdahsyat yang pernah dialami Gunung Bromo adalah pada tahu 1974 yang memakan banyak korban. Selain mengalami letusan, Gunung Bromo juga banyak mengalami erupsi di mana catatan paling tua mengenai erupsi Gunung Bromo terjadi pada tahun 1775.

Pada tahun 2015/2016, Gunung Bromo kembali mengalami erupsi tepatnya pada bulan Desember. Erupsi yang terjadi ditandai dengan keluarnya asap vulkanik yang tebal dari kawah gunung dan juga semburan abu yang sesekali keluar dari kawah. Karena kondisinya saat ini yang masih berbahaya, status Gunung Bromo dinyatakan Siaga 3 dan tidak boleh didekati oleh manusia dalam jarak 3 km. Meski begitu belum diketahui apakah Gunung Bromo akan mengalami letusan atau tidak dan dihimbau agar para masyarakat di kawasan Gunung Bromo tidak panik menghadapi situasi ini. Untuk tahu lebih lanjut mengenai sejarah panjang letusan Gunung Bromo, berikut adalah pembahasannya.

2016/2015, 2011/2010, 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1940, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767 (awal letusan).

Dan di bawah ini adalah sedikit pembahasan mengenai Sejarah Panjang Letusan Gunung Bromo untuk tahun 2004, 2010 dan 2011

Erupsi Gunung Bromo tahun 2004
Erupsi yang terjadi pada tahun 2004 tidak termasuk besar karena hanya berlangsung sebentar, meski ada korban meninggal yang terjebak dalam erupsi Gunung Bromo saat itu. Korban meninggal yang tercatat berjumlah dua orang yang merupakan wisatawan Gunung Bromo dan tertimbun oleh muntahan pasir dari kawah gunung. Erupsi Gunung Bromo pada tahun 2004 hanya berlangsung selama 20 menit saja dengan tanda-tanda erupsi seperti gempa atau tremor yang kurang teratur.

Erupsi Gunung Bromo tahun 2010
Sama seperti tremor pada tahun 2015, erupsi pada tahun 2010 juga mulai menunjukkan tanda-tanda pada bulan November. Sejak aktivitas Gunung Bromo mulai meningkat, pemerintah telah menghimbau masyarakat lokal untuk mengungsi dan bisa menempati beberapa pos pengungsi yang sudah disediakan. Area Gunung Bromo juga ditutup dengan radius 3 km dari padang pasir, serta penerbangan yang masuk ke Malang ditutup sampai tanggal 4 Desember 2010. Gunung Bromo erupsi pada tanggal 26 November 2010 yang memuntahkan abu vulkanik setinggi 700 meter ke angkasa.

Erupsi Gunung Bromo tahun 2011
Erupsi yang terjadi pada awal tahun 2011 merupakan kelanjutan dari yang terjadi pada November 2010. Hingga bulan Desember 2010, Gunung Bromo masih dilaporkan mengeluarkan debu-debu vulkanik dan juga gempa tremor yang mendominasi seismograf. Erupsi pada tahun 2011 terjadi mulai tanggal 21 Januari dan mulai mereda tanggal 23 Januari 2011. Masyakarat ketika itu sudah diungsikan ke tempat yang aman terutama mereka yang tinggalnya dekat dengan kawah Gunung Bromo.

Baca juga: Sejarah dan Legenda Gunung Bromo

Bagi masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai diberi peringatan akan adanya aliran lahar dingin dan material vulkanik lainnya karena ketika itu hujan sedang turun deras-derasnya. Hingga akhir Januari, para pendaki ataupun wisatawan dilarang untuk memasuki kawasan Gunung Bromo melebihi batas radius yaitu 2 km. Berbagai upaya dilakukan banyak pihak untuk mengatasi kerusakan dan dampak lain dari erupsi Gunung Bromo yang berlangsung cukup lama ini seperti misalnya membagikan masker pernapasan dan juga himbauan untuk membersihkan atap dari tumpukan abu yang bisa merubuhkan rumah. Itulah pembahasan singkat mengenai sejarah panjang erupsi Gunung Bromo yang seharusnya membuat Anda lebih waspada lagi terhadap kekuatan alam.

Sejarah Panjang Letusan Gunung Bromo

Demikianlah informasi seputar Sejarah Panjang Letusan Gunung Bromo yang kini masih menjadi perbincangan masyarakat. Semoga bisa membantu bagi anda yang ingin melakukan pembekalan tentang situasi di Bromo.