Objek Wisata Museum House of Sampoerna

Objek Wisata Museum House of Sampoerna

Objek Wisata Museum House of SampoernaMengunjungi objek wisata Museum House of Sampoerna bisa dijadikan salah satu tujuan saat kita hendak berlibur ke kota Surabaya. Tentu saja, ada banyak sekali pilihan objek wisata yang menarik di Surabaya. Kota ini memang merupakan kota terbesar no.2 setelah Jakarta. Meskipun demikian, kota yang memiliki sebutan kota pahlawan ini memiliki banyak sekali objek wisata, termasuk objek wisata sejarah dan edukasi, seperti beragam jenis museum dan juga monumen.

Jika kita memang selalu tertarik dengan objek wisata yang memiliki unsure edukasi dan sejarah, museum House of Sampoerna mungkin bisa menjadi salah satu objek wisata yang wajib untuk dikunjungi saat berada di kota pahlawan ini. Ada begitu banyak hal unik dan menarik yang disajikan oleh museum ini dan juga hal-hal tersebut bisa menjadi salah satu hal yang bisa dinikmati oleh banyak orang yang mengunjungi museum ini. Tidak mengherankan jika banyak orang yang selalu mengagendakan mengunjungi objek wisata ini saat mereka berkesempatan untuk mengunjungi kota Surabaya. Dengan mengunjungi museum ini, mungkin kita bisa lebih tahu banyak hal, termasuk tentang keunikan gedung zaman kolonial Belanda, atau mungkin kita bisa sekedar melihat secara langsung proses pembuatan rokok yang dilakukan secara tradisional di sana. Tentu saja semua itu bisa dinikmati saat kita berada di objek wisata Museum House of Sampoerna.

Baca info menarik lainnya:
– Objek Wisata Monumen Kapal Selam
– Monumen Tugu Pahlawan Surabaya

Tentang Museum House of Sampoerna
Sebelum berkunjung ke objek wisata Museum House of Sampoerna, ada baiknya kita mengenal lebih dalam tentang museum ini. Sebenarnya Museum ini pada zaman colonial Belanda merupakan sebuah panti asuhan yang memang dikelola Belanda. Bangunan tersebut dibangun sekitar tahun 1862. Salah satu dari anak yatim dari panti asuhan tersebut bernama Liem S Tee kemudian membeli kawasan dan bangunan tua tersebut pada 1932. Kemudian rumah tua tersebut yang memiliki gaya Kolonial dipakai untuk produksi rokok. Pada 2003, perusahaan rokok tersebut mengembalikannya kepada Negara dan sebagian dari bangunan tersebut digunakan sebagai museum, dan sebagian lagi masih digunakan sebagai tempat produksi rokok.

Jadi, kita bisa berkunjung ke museum tersebut dan melihat proses produksi rokok tersebut secara langsung. Prosesnya masih cukup tradisional. Untuk dapat melihat proses produksi rokok tersebut secara langsung, kita perlu mengunjunginya saat hari kerja atau dari hari senin hingga Jumat pada jam kerja, yakni hingga jam 3 sore. Ada beberapa bagian yang ada di kawasan Museum House of Sampoerna ini, beberapa diantaranya ialah auditorium, tempat produksi rokok, dan sebagainya. Ada juga galeri seni serta kafe yang memang untuk umum di sana. Jadi, kita bisa menikmati waktu di objek wisata Museum House of Sampoerna tersebut dengan menikmati museum bersejarahnya, bangunan gaya Kolonial Belanda, hingga mengetahui bagaimana proses pembuatan rokok secara tradisional di sana.

Tiket dan Akses ke Museum House of Sampoerna
Museum House of Sampoerna ini buka setiap hari dari jam 9 pagi hingga jam 10 malam. Untuk tiket masuk ke kawasan museum ini, kita tidak dikenakan biaya apapun, atau gratis. Karena lokasinya yang berada tepat di tengah kota Surabaya, maka akses menuju ke museum ini pun sangat mudah. Kita bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun bisa menggunakan kendaraan umum. Jika menggunakan bus, kita bisa naik bus yang memiliki tujuan ke arah Jembatan Merah Plaza. Dari sana, lokasi dari museum House of Sampoerna ini sudah tampak jelas. Dari situ, kita bisa berjalan kaki menuju ke museum karena letak objek wisata Museum House of Sampoerna tak terlalu jauh dari situ

admin