Jembatan Merah Surabaya

Jembatan Merah Surabaya

Jembatan Merah SurabayaPernah dengar lagu tentang Bengawan Solo? Jika ya, maka anda mungkin juga pernah tahu mengenai lagu Jembatan Merah bukan? Ya kedua lagu tersebut merupakan lagu yang dikarang oleh orang yang sama yaitu Gesang. Lagu ini sangat populer sehingga sering kali di putar bahkan pernah di bawakan kembali oleh salah satu penyanyi keroncong Intan Soekotjo pada 2015 silam. Di lagu ini Jembatan Merah Surabaya digambarkan sebagai sebuah jembatan yang megah dan sangat indah. Sangat cocok dengan kondisi dari Jembatan Merah pada masa sekarang. Jika anda berada di daerah Jembatan Merah Surabaya di malam hari, anda bisa makin jelas melihat keindahan yang dimiliki oleh jembatan paling populer di Surabaya ini.

Sejarah Jembatan Merah Surabaya
Jembatan Merah adalah salah satu bangunan ikonik yang dimiliki oleh Kota Surabaya. Jembatan ini memiliki keindahan berupa warnanya yang mencolok merah pada siang hari dan penuh dengan cahaya di malam hari. Keindahan dari Jembatan Merah baik di siang dan dimalam hari inilah yang menyebabkan jembatan ini menjadi salah satu jembatan paling populer di Kota Surabaya.

Jembatan Merah adalah sebuah jembatan yang sudah populer di Surabaya bahkan sejak sebelum Indonesia mendapatkan kemerdekaannya. Sejak tahun 1700-an, daerah Jembatan Merah ini sudah dijadikan sebagai pusat perekonomian dari kawasan tersebut. Akan tetapi dahulu bentuknya belum semenarik sekarang. Dahulu Jembatan Merah tidak populer karena bentuknya yang indah tapi karena merupakan salah satu pusat perekonomian. Dahulu pagar pembatas dari jembatan hanya terbuat dari kayu, sejak ditakhlukkan oleh Belanda pada akhir 1800-an Jembatan Merah mulai mengalami perombakan besar. Kayu-kayu sebagai pembatas dari Jembatan Merah ini diubah menjadi besi. Sejak saat itu ada banyak pembenahan yang dilakukan hingga saat ini Jembatan Merah berdiri sebagai salah satu keindahan dari Kota Surabaya.

Bukan hanya indah, kawasan yang dihubungkan oleh Jembatan Merah ini juga merupakan kawasan yang sangat padat. Jika dahulu Jembatan Merah digunakan sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi, saat ini Jembatan Merah digunakan untuk menghubungkan 2 jalan yang merupakan pusat dari berbagai aktivitas ekonomi dan pemerintahan pada masa sekarang.

Tempat wisata sekitar Jembatan Merah
Jembatan jika anda sudah bosan menikmati keindahan dan jejak sejarah yang ada di Jembatan Merah ini, anda juga bisa melihat-lihat tempat wisata lainnya yang ada di sekitar Jembatan Merah ini. Ada cukup banyak jejak sejarah yang ada di sekitar Jembatan Merah Surabaya ini. Diantaranya adalah :

  • Gedung sejarah
    Gedung ini berlokasi sangat dekat dengan Jembatan Merah, anda hanya perlu melakukan perjalanan sepanjang 0,3 kilometer untuk bisa sampai di gedung sejarah ini. Gedung sejarah ini adalah gedung sejarah bekas dari Bank Javasche Soerabaia. Gedung ini masih memiliki nilai arsitektur yang otentik khas dari arsitektur gaya Belanda zaman dahulu.
  • Museum Sampoerna
    Di dekat Jembatan Merah ini anda tidak hanya bisa menikmati sejarah perjuangan dan masa lalu dari Indonesia. Di dekat Jembatan Merah ini anda juga bisa melirik sedikit ke Museum Sampoerna. Di sini anda bisa melihat asal muasal peredaran rokok di Indonesia.
  • Gereja St. Perawan Maria
    Setengah meter dari Jembatan Merah, anda bisa melihat keindahan yang dimiliki oleh gereja katholik tertua yang anda di Surabaya. Karena merupakan gereja tertua, gereja ini memiliki gaya bangunan yang indah dan sangat memukau.
  • Tugu Pahlawan
    Salah satu ikon yang dimiliki oleh Kota Surabaya adalah Tugu Pahlawan. Tugu ini merupakan salah satu peninggalan sejarah kemerdekaan di Indonesia. Untuk mengunjunginya anda bisa melakukan perjalanan kurang dari 1 kilometer dari Jembatan Merah ini.

admin