Gunung Raung

Gunung Raung

Gunung Raung5 Fakta dan Mitos Gunung Raung bagi Masyarakat Sekitar.
Gunung Raung merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang masih aktif. Selain memberikan keindahan alam khas pegunungan, gunung yang berada di 3 kabupaten yaitu di Kab. Jember, Kab. Banyuwangi dan Kab. Bondowoso, Jawa Timur, ini mempunyai segudang cerita dan mistis. Beberapa fakta dan mitos pun muncul serta dipercaya oleh sebagian besar masyarakat setempat. Mau tidak mau, para wisatawan yang berkunjung pun dibuat penasaran dengan fakta dan mitos yang beredar tersebut. Anda juga penasaran untuk mengetahuinya? Sebelum datang ke sana untuk membuktikannya, baca dahulu informasi dalam artikel ini hingga tuntas!

  1. Fakta: Merupakan Puncak Tertinggi dari Deretan Pegunungan Ijen
    Secara geografis, Gunung Raung merupakan puncak tertinggi 3.344 m dpl, dari deretan Pegunungan Ijen, puncak tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Gunung Semeru 3.676 m dpl, dan puncak tertinggi keempat se-Pulau Jawa. Sedangkan, kaldera gunung ini merupakan kaldera kering terbesar kedua di Indonesia setelah kaldera Gunung Tambora, NTB.
    Gunung ini mempunyai empat titik puncak, yaitu Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, dan Puncak Sejati yang merupakan puncak tertingginya. Berdasarkan data, gunung ini pernah mengeluarkan gemuruh dan dentuman sangat keras hingga suaranya terdengar sejauh 20 km.
  2. Fakta: Mempunyai Kaldera yang Unik
    Selain pemandangan alam yang membuat semua mata terpukau, Gunung Raung juga menyuguhkan pemandangan kaldera yang indah dan unik. Kaldera Gunung Raung berbentuk elips dengan kedalaman 500 m. Selain mengeluarkan asap, kaldera yang masih aktif ini juga mengeluarkan api. Tinggi semburan asap bahkan bisa mencapai 100 meter. Hal inilah yang membuat Gunung Raung menjadi salah satu tempat wisata alam yang cukup populer di Indonesia.
  3. Fakta: Menciptakan Tiga Air Terjun yang Menakjubkan
    Selain memberikan pemandangan alam yang indah, Gunung Raung juga menciptakan tiga air terjun yang tidak kalah indahnya. Ketiga air terjun yang muncul di kaki gunung ini adalah Air Terjun Kembar, Air Terjun Tirto Kemanten, dan Air Terjun Slerok. Ketiganya memberikan pesona alam yang sungguh luar biasa. Mungkin tidak banyak wisatawan yang mengetahuinya. Namun, bagi masyarakat setempat, tempat ini menjadi tempat wisata andalan yang tidak ada duanya dalam hal keindahan.
  4. Mitos: Adanya Sumur yang Ada Namun Tidak Terlihat
    Menurut kepercayaan masyarakat setempat, di Gunung Raung ini terdapat beberapa tempat angker, salah satunya Pondok Sumur. Tempat yang pernah dijadikan sebagai tempat pertapaan seorang pertapa sakti dari Gresik ini dipercaya masih ada hingga kini, namun tidak tampak. Beberapa orang juga sering mendengar suara kaki kuda di sekitar tempat tersebut.
  5. Mitos: Menjadi Singgahsana Kerajaan Macan Putih
    Masyarakat setempat meyakini bahwa kaldera dan perbukitan di Gunung Raung merupakan sebuah kerajaan Macan Putih dan singgahsananya terletak tepat di atas kaldera. Konon, kerajaan tersebut muncul berbarengan dengan meletusnya Gunung Raung tahun 1638. Menurut kepercayaan, kerajaan yang berpusat di puncak gunung ini dipimpin oleh Pangeran Tawangulun yang kharismatik dan penuh wibawa.
  6. Mitos: Setiap Malam Jum’at Terdengar Suara Misterius
    Meskipun terdengar tidak masuk akal, namun masyarakat sangat meyakini bahwa suara misterius itu berasal dari derap kaki kuda pembawa kereta kencana milik permaisuri Pangeran Tawangulun. Konon, setiap malam Jum’at sang permaisuri mengunjungi kerajaan untuk bertemu dengan Pangeran Tawangulun. Mitos ini semakin dipercaya karena suara derap kaki kuda tersebut berasal dari sekitar kaldera, pertapaan, dan puncak gunung.

Gunung Raung

Percaya tidak percaya, itu terserah pada keyakinan kita masing – masing. Dalam hal ini, yang jelas, semua fakta dan mitos tersebut menjadi bagian dari budaya Indonesia, khususnya masyarakat sekitar Gunung Raung.