Fenomena alam api Biru di kawah ijen

Fenomena alam api Biru di kawah ijen

Fenomena alam api Biru di kawah ijenBlue Fire, Si Api Cantik Penghias Sela-sela batuan belerang Sekitar Kawah Ijen.
Selan fenomena alam Milky way di kawah ijen kamu juga bisa menyaksikan Fenomena alam api Biru di kawah ijen, atau biasa disebut blue fire merupakan fenomena langka yang bisa dilihat di kawah Ijen. Fenomena yang hanya bisa dilihat di dua tempat di dunia yaitu di kawah Ijen dan Islandia. Fenomena ini juga dijadikan sebagai tujuan wisata hampir semua turis yang hendak mengunjungi kawah yang terletak di Banyuwangi, jawa timur. Objek wisata ini populer karena memiliki keunikan sendiri yaitu warna cahaya yang menyerupai api namun berwarna biru terpancar begitu indah di sela-sela batuan belerang yang terletak di bagian dalam kawah Ijen. Dalam artikel kali ini, saya akan membahas mengenai fenomena api biru mulai dari akses menuju lokasi api biru, waktu yang tepat melihat fenomena api biru, hingga proses terbentuknya api biru.

Akses menuju blue fire atau api biru di kawah ijen
Sama seperti akses menuju kawah Ijen, untuk bisa melihat fenomena alam api biru di kawah ijen atau Ijen blue fire haruslah melewati beberapa rute yang tentunya cukup panjang. Anda dapat melakukan perjalan menuju Banyuwangi dengan menggunakan bus maupun angkutan pribadi. Anda dapat melakukan perjalanan melalui dua arah. Apabila anda hendak berjalan dari arah utara maka anda dapat berjalan melalui Situbondo menuju Bondowoso melalui Wonosari. Dari Wonosari, anda menuju Paltuding sebagai titik pendakian menuju kawah Ijen. Apabila anda berjalan memalui jalur selatan, maka anda bisa langsung melalui Banyuwangi menuju Licin kemudian sekitar 18 km menuju Patuding. Dari Patuding inilah anda harus menunggu sampai jam 1.30 dini hari karena jalur pendakian akan mulai dibuka tepat pukul tersebut. Apabila jalur sudah dibuka, anda sudah bisa mulai mendaki menuju kawah Ijen yang akan ditempuh selama kurang lebih 2.5 jam.

Momen tepat menikmati Blue Fire
Setelah anda sampai di tujuan, pastinya anda tidak bisa langsung melihat fenomena api biru. Dibutuhkan kesabaran untuk bisa mencapai momen yang tepat. Berbicara mengenai momen yang tepat, anda dapat mengunjungi kawah ini disaat musim kemarau yaitu sekitar bulan Juli-September karena pada bula itulah merupakan waktu terbaik dalam menikmati fenomena blue fire. Sedangkan, untuk waktu terjadinya fenomena blue fire bisa dilihat pada pukul 01.00-02.00 dini hari.

Fenomena Blue Fire di Kawah Ijen
Api biru berasal dari kata Blue fire dimana “blue” bearti biru dan “fire” berarti api. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, normalnya api berwarna merah. Namun, api yang terlihat di sela bebatuan belerang di kawah ijen ini malah berwarna biru, karena itulah fenomena ini merupakan salah satu fenomena unik yang ditawarkan di wilayah tempat belerang terbentuk di sekitar kawah Ijen. Lalu, bagaimana proses terjadinya fenomena blue fire ini? Fenomena ini terjadi karena semburan belerang cair yang menyebabkan efek layaknya api namun berwarna biru di atas permukaan. Semburan api biru ini berupa asap yang menjulang tinggi dan mengelilingi area tempat semburan api tersebut terbentuk. Untuk bisa melihat fenomena blue fire dengan jelas, anda harus masuk lebih kedalam kawah Ijen dengan menggunakan masker khusus seperti yang penambang belerang gunakan karena anda pasti akan menemukan bau belerang panas yang sangat menyengat akibat proses pembakaran. Fenomena ini akan hilang seiring terbitnya matahari.

Fenomena alam api Biru di kawah ijen

Demi kemudahan anda dalam mengakses jalan menuju kawah Ijen, saya menyarankan untuk menyewa penginapan di sekitar gunung dan kawah Ijen. Penginapan ini bisa anda sewa dengan kisaran harga sekitar Rp.150.000,- atau Rp.500.000,- untuk penginapan berjenis villa. Itulah mengenai Fenomena alam api Biru di kawah ijen.

admin